Daripada
Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra. berkata: “Datang kepada kami Rasulullah saw.
dan kami pada waktu itu sedang berbincang-bincang. Lalu beliau bersabda: “Apa
yang kamu perbincangkan?”. Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari
qiamat”. Lalu
Nabi saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat
sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya:
“Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa
bin Maryam alaihissalam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di
timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali
adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia
kepada Padang Mahsyar mereka”.
Dari manakah manusia berasal? Jika menilik
dari Injil dan Kitab Suci, memang sangat jelas dikatakan bahwa Tuhanlah
pencipta manusia (Kitab Kejadian Pasal 1). Tapi bagaimana proses penciptaan itu
sebenarnya?
Charles Darwin pernah menawarkan teori bahwa
manusia adalah hasil evolusi dari kera. Jika demikian halnya, maka “seharusnya”
manusia akan terus berevolusi menjadi mahluk yang lebih baik. Namun faktanya,
sudah lebih dari 2000 tahun, tidak ada perubahan pada manusia. Apakah itu
berarti evolusi berhenti?
Teori lain mengatakan bahwa manusia berasal
dari Mahluk ruang Angkasa. Jika demikian, maka pertanyaan menjadi : dari mana
mahluk itu berasal?
2. JALAN BIMINI :
Para diver (penyelam) yang tentu pernah melihat
sebentuk jalan setapak di bawah laut utara Pulau Bimini di Kepulauan Bahama.
Banyak orang berpendapat jalan setapak itu dibuat oleh alam. Namun penataan
batu jalan itu menimbulkan pertanyaan lanjutan karena terlalu “rapi”. Beberapa
ahli menduga jalan itu adalah bagian dari Kota Atlantis (seperti yang ditulis
oleh Plato beberapa abad silam). Tapi hingga hari ini belum ada bukti tambahan
mengenai keberadaan “kota yang hilang” itu. Dan Jalan Bimini masih menjadi
pertanyaan : apakah jalan itu dibuat alam atau manusia? Siapa pembuatnya?
3. BOLA CAHAYA MARFA :
Disebut juga “Bola Cahaya Hantu”. Pertama
kali terlihat tahun 1880 di sebelah Barat kota Marfa, Texas. Cahaya itu
dideskripsikan sebesar bola basket, melayang dengan ketinggian pundak manusia.
Biasanya berwarna putih, kuning, orange, merah, dan kadang-kadang biru atau
hijau. Bola-bola itu biasa terbang mengelilingi daerah tertentu, kemudian
menghilang dengan sendirinya. Hingga hari ini, cahaya itu masih sering tampak.
Tidak ada penjelasan, apa sebenarnya cahaya-cahaya itu.
4. MISTERI HILANGNYA JIMMY HOFFA :
Dikenal sebagai Pimpinan Buruh Amerika yang
paling berpengaruh di tahun 1950 - 1960, Jimmy Hoffa adalah figur yang telah
mengubah wajah dunia perburuhan Amerika. Tanggal 30 Juli 1975, Hoffa menghilang
di tempat parkir Detroit dan tidak pernah ditemukan lagi. Salah satu teori yang
diyakini adalah Hoffa dibunuh oleh Anthony Jack Giacalone, seorang pimpinan
geng New Jersey. Mayat Hoffa disebutkan dikubur di bawah fondasi stadion The
Giants, Detroit. Ketika dilakukan penggalian di fondasi stadion tersebut, mayat
Hoffa tidak ditemukan.
Dalam satu abad terakhir ini diperkirakan sekitar 50 kapal laut dan 20 pesawat terbang menghilang secara misterius di suatu wilayah yang disebut segitiga bermuda. Tidak heran banyak orang menyebut wilayah ini dengan nama segitiga setan. Setelah hampir satu abad berlalu, adakah misteri yang masih tersisa dari segitiga bermuda ?
Segitiga bermuda membentang di lautan Atlantik yang dibatasi oleh garis yang menghubungkan Florida, pulau bermuda dan puerto rico. Luasnya sekitar 1,2 juta km2. Misterinya dimulai ketika banyak kapal laut, perahu dan pesawat terbang menghilang secara misterius di wilayah ini. Menurut para peneliti, di wilayah ini hukum fisika dilanggar habis-habisan.
Bahkan hingga kini, segitiga bermuda masih sering menjadi topik favorit buku-buku novel dan film-film Holywood. Kisahnya tidak pernah habis dibahas di situs-situs paranormal dan misteri, termasuk di blog ini.
Nama segitiga bermuda awalnya datang dari seorang wartawan bernama Vincent Gaddis yang menulis artikel berjudul "The deadly bermuda triangle" yang terbit pada FebruarI 1964 di majalah Argosy. Namun Legenda ini dihidupkan dan dipopulerkan oleh seorang penulis bernama Charles Berlitz yang menulis buku berjudul"The Bermuda Triangle" pada tahun 1974.
Salah satu kisah pertama mengenai misteri ini adalah peristiwa yang terjadi pada tahun 1918. Pada saat itu sebuah kapal bernama USS Cyclops yang memiliki panjang 542 kaki dan membawa batubara untuk angkatan laut Amerika sedang berlayar dari Salvador ke Maryland. Kapal itu tidak pernah sampai ke tujuan. Para pencari hanya menemukan keterangan bahwa kapal itu berlabuh di Barbados pada tanggal 3 dan 4 Maret untuk menambah persediaan. Setelah itu, hilang tanpa jejak.
Kisah lain yang populer adalah misteri hilangnya 5 pesawat militer Amerika (flight 19) pada tanggal 5 Desember 1945. Pada hari itu, 5 pesawat pembom Avenger berangkat dari pangkalan angkatan laut di Fort Lauderdale, Florida pada pukul 2:10 sore. Kelima pesawat itu dikemudikan oleh para prajurit penerbang dengan dipimpin oleh Lt. Charles Taylor.
Beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang. Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat.
Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu ombak yang besar dapat membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan di sekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan badai pada permukaan laut.